Showing posts with label Industri. Show all posts
Showing posts with label Industri. Show all posts

Sunday, January 21, 2018

Materi Teknik Industri

Saturday, January 20, 2018

PENGERTIAN TEKNIK INDUSTRI DAN DISIPLIN ILMU TEKNIK INDUSTRI


        Hallo!!! kembali lagi dipostingan Saya. Kali ini Saya akan membahas tentang Teknik Industri. Teknik industri termasuk dalam salah satu jurusan teknik dari sekian banyak bidang teknik. Nah berikut ini beberapa pengertian teknik industri menurut berbagai ahli dan sumber :
                               1.         Menurut Engineering Council for Professional Development (ECPD) :
Teknik Indutri adalah “Profesi dimana suatu pengetahuan (Mat & IPA) melalui studi, pengalaman & praktek diaplikasikan dengan tujuan untuk mengembangkan cara-cara mendayagunakan, material dan kekuatan  alam secara ekonomis untuk kemanfatan bagi manusia.”
                                2.       Menurut Blanchard :
“Aplikasi sistematis dari kombinasi sumberdaya fisik dan alam dengan suatu cara tertentu untuk menciptakan, mengembangkan, memproduksi dan mendukung suatu produk atau suatu proses dimana secara ekonomis mencakup beberapa bentuk kegunaan bagi manusia.”
                               3.         Menurut Institute of Industrial Engineering :
“Disiplin ilmu teknik/engineering yang menangani pekerjaan-pekerjaan perancangan (design), perbaikan (improvement), penginstalasian (installation), dan menangani masalah manusia, peralatan, bahan/material, informasi, energi secara efektif dan efisien.”
          Di atas meruapakan pengertian teknik industri dari 3 versi. Teknik industri sendiri merupkan bidang yang mempelajari tentang perbaikan, pemasangan, perancangan, penginstalasian, dan penanganan masalah manusia, bahan/ material, informasi, dan energy secara fektif dan efisien.
Berikut ini disiplin ilmu pada teknik industri menurut America Institute of Industrial Engineering atau AIIE :
    1. Perencanaan dan pemilihan metode kerja   dalam proses produksi.
    2. Pemilihan dan perancangan perkakas kerja serta peralatan yang dibutuhkan dalam proses produksi.
    3. Desain fasilitas pabrik, termasuk perencanaan tata letak asilitas produksi, peralatan pemindahan material.
    4. Desain dan perbaikan sistem perencanaan dan pengendalian untuk distribusi barang/jasa, pengendalian persediaan,pengendalian kualitas.
    5. Pengembangan system pengendalian ongkos produksi (pengendalian budget, analisa biaya standar produksi, dll).
    6. Perancangan dan pengembangan produk.
    7. Desain dan pengembangan system pengukuran performans serta standar kerja.
    8. Pengembangan dan penerapan system pengupahan dan pemberian insentif.
    9. Perencanaan dan pengembangan organisasi,prosedur kerja.
   10. Analisa lokasi dengan mempertimbangkan pemasaran, bahan baku, suplai TK.
   11. Aktivitas penyelidikan operasional dengan analisa matematik, simulasi, program linier, teori pengambilan keputusan dll.
Nah sekiian postingan saya tentang pengertian dan disiplin ilmu teknik industri. Terima kasih telah mampir di BLOG ini, kritik dan saran kami butuhkan. Wasalam.

Wednesday, December 6, 2017

Gambar Teknik




Hallo… selamat datang pada postingan Saya!  kali ini Saya akan membahas tentang standarisasi gambar teknik.Sebelum masuk lebih jauh Saya akan mengupas tuntas dari pengertiannya terlebih dahulu. 


Saya akan mulai dari perngertian Standarisasi. Apa itu standarisasi?
Standarisasi asal katanya dari “standar” artinya adalah acuan atau nilai dasar. Pengertian secara terminologinya adalah sebuah nilai atau dasar yang dijadikan acuan dalam sebuah kegiatan atau apapun yang harus diikuti oleh penerima standar yang telah dibuat.

Sementara itu untuk gambar teknik adalah suatu teknik menggambar yang terdiri dari garis dan titik yang menggunakan dasar standarisasi untuk membuat suatu benda baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Standarisasi ini sangat penting untuk menyamakan persepsi yang ada di dunia perindustrian. Beberapa Negara industry pun memiliki standarisasi yang digunakan  untuk negaranya sendiri.
 
Standarisasi gambar teknik yang telah ditetapkan di beberapa negara industri berkembang adalah: 

  1. JIS (Japanese Industrial Standards) merupakan standar industrI di negara
        Jepang.
  1. NNI (The Netherlands Standardization Institute), merupakan standarisasi di negara Belanda.
  1. DIN (Deutsches Institut für Normung), standarisasi di negara Jerman.
  2. ANSI (American National Standard Institute), standarisasi di negara Amerika. 
 

Di Indonesia Standar Industri Indonesia (SII). Sejak terbit peraturan pemerintah Nomor 15 Tahun 1991 tentang Standar Nasional Indonesia, maka nama SII diganti dengan SNI (Standar Nasional Indonesia).SNI dikelola oleh Dewan Standarisasi Nasional (DSN) yang sekarang berkedudukan di Jakarta.



Dengan meningkatnya hubungan internasional untuk itu dibentuk badan standar industri yang diberi nama International Organization for Standardization (ISO).

Berikut beberapa standar yang digunakan dalam menggambar teknik :



     1.UKURAN KERTAS

Ukuran kertas berpatokan pada ukuran A0 yang luasnya 1m2. Ini adalah rincian ukuran kertasnya:





      2. Kepala Gambar (Etiket)

    Berisi identitas gambar yang diletakan di sudut kanan bawah, baik untuk posisi kertas tipe X Horizontal maupun tipe Y Vertikal.
    


 
    Etiket pun ada 2 jenis yang sering digunakan seperti berikut:
    




 

     3.GARIS TEPI

Dalam gambar teknik penggunaan garis tepi sangat penting untuk menentukan batas antara gambar yang kita buat dengan garis tepi. Berikut adalah jarak garis tepi berdasarkan ukuran kertas.




       4.TITIK TENGAH
Titik tengah ditentukan dari garis tepi yang telah dibagi dua. Ini berguna sekali apabila kita harus menggambar benda yang harus berada tapat di tengah kertas.





     5.     GRID LINE
Grid line atau yang sering disebut garis kisi adalah garis yang membagi garis menjadi bebrapa bagian. garis ini biasanya akan membentuk persegi.
           Sistem Referensi Kisi (Grid Reference System)
           Sistem ini diterapkan untuk mempermudah identifikasi posisi gambar detail, tambahan-tambahan, modifikasi, dll. Dan memiliki ketentuan sebagai berikut:
       a.Jumlah pembagian harus dapat dibagi dua dan disesuaikan dengan tingkat kesulitan  gambar.
        b.Panjang kisi tidak kurang dari 25 mm dan tidak lebih dari 75 mm.  
       c.Jenis garis yang digunakan adalah garis lurus dengan tebal 0,5 mm.
       d.Huruf dan angka harus diletakan pada sisi luar garis tepi dengan jarak minimal 5 mm dari sisi terluar kertas.